Jasa Keamanan Website Security
dari Hack & Deface Website
Pernah mendengar suatu situs website dihack atau dideface ? Kejadian ini bukan hanya ada di Indonesia, tetapi di luar negeripun ada sangat banyak. Bahkan jika Anda mengunjungi website yang membahas secara khusus tentang keamanan web – seperti CyberWarNews - di sana Anda akan melihat setiap hari ada saja info website yang dideface ataupun dihack.
Serangan terhadap website ini terjadi di semua kategori website, baik itu website pemerintah, website bisnis, website pendidikan dan bahkan website pribadi. Video berikut ini memperlihatkan beberapa contoh website pemerintahan di berbagai negara yang mengalami deface web, seperti website pemerintah Amerika (US Army, FBI, CIA, NASA, Kepolisian Arizona, dll), Brazil, Australia, China, Israel, Spanyol , Irlandia, Arab Saudi, Guyana dan juga … Indonesia.
Video Deface Website Pemerintahan
Selain website pemerintah, website bisnis juga rentan terhadap serangan deface web. Serangan ini bukan hanya dialami perusahaan kecil, tetapi juga dialami oleh perusahan skala internasional, seperti Microsoft, Asus, Kaspersky, Sony, Philips, Nokia, Siemens, Al Jazeera, Daily Mail, Honda, Toyota, dll.
Video Deface Website Bisnis
Sebagian besar deface web diatas terjadi di luar negeri dan dilakukan oleh hacker luar. Namun bukan berarti Indonesia tidak terjamah oleh serangan ini, bahkan ada sangat banyak hacker web yang berasal dari Indonesia dan mereka juga tidak pandang bulu dalam melakukan serangan, baik di website lokal maupun di website luar.
Video Deface Website oleh Pemain Lokal
Resiko Mengabaikan Keamanan Website
Deface website hanyalah sebagian kecil dari resiko yang harus dihadapi jika keamanan website diabaikan. Masih ada banyak resiko lain yang jauh lebih berbahaya yang perlu diwaspadai setiap pemilik website, seperti :
- Malware Injection : dimasuki malicious script / malware untuk dijadikan sebagai tempat penyebaran malware / virus.
- Browser Hijacking : setiap kunjungan ke website diarahkan ke website pencurian data (phisingsite)
- Account Leaked : pencurian akun member (ID, password, email dan data penting lainnya)
- Seluruh isi website dihapus (lakukan BACKUP sekarang … sebelum isi website Anda hilang !)
- Hilangnya pengunjung, trafik, dan pemasukan/penghasilan bisnis melalui website.
- dan lain-lain
Website yang sudah disusupi malware jika tidak segera diperbaiki akan dimasukkan oleh Google ke dalam daftar hitam “Malicious Website”. Seberapapun tingginya ranking website di mesin pencari ataupun seberapa menariknya website Anda, tidak akan ada artinya lagi jika sudah masuk dalam daftar hitam ini. Namun resiko termahal yang dihadapi jika suatu website dihack sebetulnya adalah hancurnya reputasi bisnis Anda.

Jangan abaikan keamanan website Anda agar tidak sampai ditumpangi malware dan akhirnya diblok oleh Google
Jasa Keamanan Website Security
Sebelum semua hal buruk ini menimpa website Anda – dan menghancurkan reputasi bisnis Anda – hubungilah jasa keamanan website security berikut ini yang akan memberikan perlindungan maksimal bagi website Anda. Dengan memberikan perlindungan pada website, Anda akan bisa mengurangi resiko terjadinya serangan terhadap website.
Berikut beberapa penyedia jasa keamanan website security yang kami rekomendasikan :





